Showing posts with label Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Wednesday, March 20, 2013

Menantang Dosen Penguji di Sidang Skripsi

Kali ini gue tertarik untuk mereblog sebuah postingan dari forum sebelah. Alasan kenapa harus mereblog ini sederhana kok. Nggak tau kenapa, pas membaca trit ini di forum, adrenalin tiba-tiba meningkat, merinding. Alam bawah sadar gue tersentak. NAH! Momen yang sedang dialami oleh tokoh dalam trit ini sangat relevan dengan kondisi yang gue alami akhir-akhir ini. Ya, sebagai mahasiswa tingkat akhir yang sedang getol menyusun skripsi.

Ini postingan yang sudah seharusnya menjadi renungan buat gue khususnya dan semoga juga buat temen-temen semua yang senasip seperjuangan untuk meraih gelar sarjana. Gue yakin beberapa temen juga udah pernah membaca trit ini, karena bukan 'barang baru' memang.

Thursday, July 19, 2012

First Impression PKL di Perpustakaan Freedom

Perpustakaan Freedom, sumber: jfkoernia.wordpress.com
Liburan gue semester ini lumayan berwarna loh temen-temen. Walopun gak ada proyekan perpus dan sejenisnya tapi ada hal lain yang bikin liburan ini terasa lain dari biasanya. Kali ini gue harus menjalani PKL (praktik kerja lapangan) yang itungannya termasuk telat daripada temen satu jurusan seangkatan gue. Yang lain pada udah PKL di liburan semester empat, sedangkan gue baru bisa di semester enam. Udah deh gausah curhat kenapa gue ngambil PKL di semester enam ini ya, yang penting bisa aja. Hehe

Gue dapet tempat PKL di Perpustakaan Freedom, Freedom Intitute, Menteng, Jakarta Pusat, tau kan? Beberapa dari kalian pasti ada yang tau deh kalo udah pernah kesana atau paling gak pernah gak sengaja nemu di site-site internet. Ya, di situ gue PKL selama lima minggu terhitung mulai 9 Juli sampai 10 Agustus 2012. Sekarang udah berjalan sekitar satu setengah minggu dan emang sih belum banyak yang gue dapet dan gue pelajari di sana secara teori. Tapi banyak juga pengalaman lapangan yang gue temukan selama beberapa hari belakangan di sana.

Hari pertama gue masuk (10/07), Mas Wahyu (Kepala Perpustakaan Freedom) langsung menjadi tutor gue dan beliau menunjukkan karakteristik unik sebagai seorang kepala perpustkaan. Beliau ini menurut gue adalah sosok yang professional dalam kerjaan tapi bisa santai sesuai dengan tempatnya. Intinya beliau ini sosok yang pandai menghadapi dan menempatkan diri dalam berbagai situasi. Ada kan orang yang suka gak nyante waktu kita lagi nyante, gak bisa serius pas lagi serius. Nah, kalo Mas Wahyu ini sebaliknya.

Lalu ada Kak Shella, dia ini ternyata senior gue di kampus. Dia angkatan 2005 dan pantes aja gue gak ketemu pas waktu dulu ospek soalnya gue masuk si doi wisuda. Kalo Kak Shella ini, yang pasti cantik iya, baik iya, dan rekan-rekan yang lain sih bilangnya dia gendut tapi menurut gue sih gak gitu-gitu amat kok. Haha. Sebenernya banyak yang mau gue tanyain ke dia tentang manajemen Perpustakaan Freedom, tapi kayaknya dia ini sosok yang ketika gue tanya, gue harus punya cara yang tepat dalam bertanya sehingga jawabannya pun bisa komprehensif. Nah, gue lagi berusaha nyari metode yang tepat. Kebetulan doi di bagian promosi perpustakaan, dan gue masih beberapa waktu lagi masuk di bagian itu untuk mengeksplor lebih jauh .

Di bagian dokumentasi dan audio visual ada Mas Rian dan Mas Aco. Kalo Mas Rian ini sosok yang open banget sih kalo menurut gue. Dia banyak cerita tentang perjalanan hidupnya dari jaman kecil, sekolah sampai dia bisa direkrut oleh direksi Freedom Institute untuk jadi staf dan masuk di Perpustakaan Freedom. Dia termasuk yang bisa menyirami rohani gue dengan kisah hidupnya. Gue cukup nyaman kalo ngobrol dengan dia. Sosok ayah yang baik dan bisa mengayomi anaknya.

Kalo Mas Aco, gue sih belum bisa begitu tau karakternya. Yang jelas dia itu spesialis terjun di lapangan dalam hal kerjaan. Dia banyak pengalaman kerja outdoor dan seorang gadget maniac. Kalo ada barang baru, tanya dia deh pasti bakal update. Secara dia kan di bagian dokumentasi jadi ya banyak berhubungan dengan gadget-gadget gitu.

Yang gak kalah pentingnya di Perpustakaan Freedom ini adalah bagian kearsipan yang dipegang oleh seorang kakak cantik, Kak Ayu. Dia tiga tiga-empat tahunan lebih tua dari gue, tapi karena badannya yang kecil jadi tetep keliatan lucu-lucu gimanaaa gitu deh. Hehe. Gue juga belum banyak ngobrol sama doi, justru gue rasa dia yang mencoba membuka obrolan sama gue tapi bingung juga apa yang mau diobrolin. Oke, menurut gue sebenernya Kak Ayu ini sosok yang mudah diajak ngobrol asal gue punya topik aja. Tentunya nanti pas gue di bagian kearsipan ini bakal banyak ngobrol sama doi. Semoga bisa dapet banyak pengalaman tentang kearsipan dan preservasi bahan pustaka dari Kak Ayu.

Terakhir ada spesialis fotokopi dan dedengkot Perpustakaan Freedom, Mas Ujang. Beliau ini sudah bekerja di Perpustakaan Freedom sejak institusi ini berdiri pada tahun 2002. Pengalamannya di bidang perpustakaan, khususnya bidang pengolahan cukup mumpuni . Beliau lumayan hapal loh koleksi-koleksi yang dimiliki Perpustakaan Freedom. Menurut gue, beliau ini sosok pustakawan yang banyak ditempa oleh pengalaman di lapangan bukan Cuma dicekoki teori-teori di kelas. Gue masih harus banyak belajar dari beliau.

Tiga minggu ke depan, gue harus bisa banyak belajar dan lebih banyak menimba pengalaman dari tutor-tutor gue di atas. Gue gak mau stigma negatif dari temen-temen gue yang bilang kalo PKL itu cuma bakal jadi kuli dan gak bisa banyak belajar dari sana terjadi juga sama gue. Gue harus mematahkan stigma itu dan membuktikan bahwa PKL di dalam negeri pun bisa dapet ilmu gak kalah banyak daripada di luar negeri. Kita juga banyak stok pustakawan dan perpustakaan berkualitas kok, tinggal pinter-pinternya kita aja buat menemukan tempat dan orang yang tepat untuk belajar.

Tuesday, February 21, 2012

Persiapan Skripsi, So What?

Masih setengah-setengah rasanya gue kuliah semester ini. Berangkat masih telat mulu (kalo yang ini mungkin dari sononya), kalo pagi rasanya pengen aja tidur terus, di kampus pun masih males-malesan. Minggu lalu aja gue baru masuk 1 kelas doang dari total 7 kelas yang gue ambil semester ini. So, pertemuan pertama yang jadi first impression dengan dosen-dosen dan mata kuliah gue semester ini gak dapet sama sekali, dalam artian gagal caper nih. Haha.

Sampai akhirnya tadi, hari kedua di minggu ini yang bisa dibilang hari Selasa tanggal 21-2-12 (maksudnya 20 Februari 2012) pukul 13.13 tepat saat dosen Metodologi Penelitian Dasar Ilmu Informasi masuk dan akhirnya memberikan semacam warning buat penghuni kelas itu yang notabene angkatan 2009 semua (plus 3 makhluk dari angkatan 2008 yang ikutan masuk tan[a gue tahu alasannya apa). Sebut saja namanya Bu Ike, dosen metolit gue dari semester lalu ini. Beliau tipe dosen yang cukup disiplin tapi bukan itu inti yang mau gue bicarakan.

Jadi, hari ini beliau memberikan materi (kalau bisa dibilang begitu) tentang isu, topik, dan masalah penelitian yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan skripsi. Dan! hari ini juga seluruh penghuni kelas harus bikin 'tiga macam' itu. Secara, gue agak bingung tadinya harus milih isu, topik dan masalah apa, begitu juga temen gue yang lain deh kayaknya. Sampai akhirnya gue kepikiran tentang 'kerjaan' gue semester lalu di mata kuliah yang sama tapi beda grade ini. Gue menyampaikan isu gue yaitu tentang sistem temu kembali informasi dan setelah penjelasan beliau berikutnya ternyata gue dapet koreksi bahwa isu yang gue angkat itu terbalik dengan topik yang seharusnya yaitu manajemen perpustakaan. Yah, akhirnya dapetkan itu isu dan topik. Penghuni kelas yang lain akhirnya paham juga tentang 'dua hal' ini dan berhasil menentukan isu dan topik mereka masing-masing.

Masalah muncul lagi dan bertepatan dengan penentuan masalah penelitian pula. Kompleks abis ya, gak nyangka gue kalo skripsi itu bakal serumit ini, (kalo dibikin rumit). Dari penghuni kelas pertama yang ditanya oleh Bu Ike, Azmi, ternyata dia belum begitu paham tentang masalah penelitian sampai harus dapet pemahaman yang berulang-ulang dari bu ike. Berjalan dan bergulir, giliran pun sampai pada temen ketiga di sebelah kiri bangku gue, sebut saja namanya Tejo. Dia mengungkapkan tentang masalah penelitian yang akan diangkat. Agak terbata tapi ternyata mendapat 'sambutan hangat' dari Bu Ike, walopun ya masih dapet koreksi dikit tentang penjabaran masalahnya. Angin segar nih, gue juga harus bisa memutar otak. Sebenernya gue udah cukup lama memikirkan topik dan masalah yang mau gue angkat di skripsi nantinya tapi selalu masalah penyampaian dan pengutaraan yang susah.

Di akhir, tidak begitu mengecewakan akhirnya gue bisa menentukan masalah penelitian dengan 'biasa aja' sih kalo kata gue, yaitu pengolahan koleksi video program berita di stasiun tv x mulai dari proses pengndeksan, pengatalogan sampai pada tahap penelusuran dalam rangka ketepatan dan kecepatan akses temu kembalinya. Ya, itu, dengan niat baik, bismillah semoga gue konsisten dengan isu, topik dan masalah penelitian tersebut. So, semoga skripsi gue besok bisa lancar, minimal mata kuliah ini bisa berjalan dengan semestinya dengan hasil yang maksimal.

Skripsi? So what, guys? Kita pasti bisa.
Buat JIP 2009, semangat ya. Kita semua satu angkatan harus lulus tepat waktu. Amin.

Depok, 21 Februari 2012

Saturday, February 18, 2012

Semester Baru (lagi)

Subhanallah, ini udah masuk semester enam sob. Semester penentuan kalo buat gue sih. Kenapa penentuan? Maksudnya sih penetuan buat macem-macem juga sih. Pertama, semester ini gue harus lebih produktif dalam hal apapun yang positif. Jangan sampe deh buang-buang waktu mulu kayak kemaren-kemaren.

Kedua, semester ini harus bener-bener bisa naikin IPK. Penting banget ini, penting. Demi upil merlin dan sejenisnya, gue harus memperbaiki IP gue semester lalu. Jangan sampe jeblok dan terjun bebas lagi ya Allah. Konsekuensinya gue juga mesti lebih rajin kan bray? Ya iya kali. Ya iyalah, dengan nawaitu lillahi taala, semoga gue bisa konsisten dengan tujuan dan cita-cita gue. Amin

Ketiga, persiapan buat PKL. Ya bener banget ini, karena semester 4 kemaren gue belum ngambil PKL, so harus mepeng nih smester ini buat ngurus segala hal tentang PKL di liburan semester genap besok. Jangan sampe kayak waktu itu, di-reject disaat yang sangat-sangat tidak tepat. Tempat? Rahasia deh. Gue masih nyari dan matiin kepenginan gue. Semoga dapet tempat yang berkualitas dan terbaik. Dan semoga bisa jadi batu loncatan untuk jenjang karir gue berikutnya setelah lulus kuliah nanti. Amin

Keempat, masalah cinta. Ehem, mungkin gue kudu konsen dengan hal lain dulu deh ya. Hahaha, entahlah ini maksudnya apa. tapi yang jelas gue pengen konsen dengan mimpi dan cita-cita gue. Semoga love life gue juga tetap diberkati sama Allah tercinta deh pokoknya. Amin

Kelima, gue pengen lebih serius lagi nulis dimanapun. Majalah, koran, media elektroik, cerpen, artikel, flash fiction dan sebagainya. Semoga tahun ini ada banyak kompetisi penulisan apapun dan gue bisa ikut dan semoga bisa dapet juara berapapun deh. Semoga bisa lebih dapat pengalaman dari semua hobi nulis gue. Amin

Keenam, mapping hidup gue kedepan harus lebih jelas ya Allah. Iya, ini yang terpenting. Mau jadi apa gue 5 tahun, 8 tahun, 10 tahun, 15 tahun kedepan dan sebagainya. Gue harus jadi orang yang penuh perencanaan (cieeh bahasanya) Iyalah, secara gue dari dulu selalu serabutan dan selalu bertindak insidental bisa dibilang begitu. Semoga kedepan gue bisa lebih me-mapping hidup gue. Harus itu! Amin

Iya, mungkin itu dulu kali ya untuk menmgawali semester gue di blog ini. Semoga resolusi kita semua di tahun ini bisa terwujud dan berjalan dengan semestinya. AMIN.

Wednesday, January 4, 2012

Gue dan Deadline

Introduction to Korean history exam has been executed!
Syukurlah, kelar juga tugas take home korea, setelah semaleman begadang demi tugas ini. Emang kebiasaan sih, tipe-tipe deadliner macam gue ini kalo ngerjain tugas apapun itu, walaupun udah lama dikasih tugas dan ngerjainnya pun sebenernya udah mulai dari kemarin-kemarin, tapi tetep saja malam sebelum hari H adalah malam paling indah buat nyelesein semua tugas itu.


Hmm, ya gak tau juga ya. Cuman rasanya kalau ngerjain dengan cara deadline itu rasanya lebih menantang dan inspirasi semuanya bakal keluar disitu. Kreativitas kita muncul dengan jor-joran banget pas malem menjelang pengumpulan tugas itu. Ide-ide segar dan mantep begitu lancar mengalir bak banjir lahar dingin hasil erupsi gunung merapi (oke ini lebay..trims). 


Selain itu, pengaruh temen juga sangat dominan disini. Istilahnya efek pergaulan juga sih, jadi kita jadi suka menunda-nunda lkerjaan atau tugas karena waktunya masih lama. Contohnya nih temen gue bilang gini, "Santai lah sob, baru tanggal 3 ini, kan ngumpulinnya tanggal 10, masih lama lah. Tiga bab proposal semalem juga kelar ngerjainnya." (kasusnya, kita dikasih tugas bikin proposal skripsi atau proposal penelitian sampai bab 3 dan harus dikumpulin maksimal sampai tanggal 10 januari ini). Nah, mantep kan? Itu sering deh terjadi dan gue yakin gak cuma sama gue tapi kalian juga pernah ngerasainya atau malah emang kalian seperti itu? Atau lebih parah? (udah deadliner, kerjaan tinggal copaste doang lagi) 


Sebenernya jadi orang dengan tipe deadliner seperti ini gak salah dong. Itu kan pilihan hidup (ciee, semacam pembelaan diri). Tapi ya emang demikian, selain memacu adrenalin secara kita dituntut menyelesaikan tugas dengan batasan waktu minimal, kita juga nantinya dituntut untuk bertanggung jawab dan menerima segala hasil dari kerja deadline kita. Ya iyalah mungkin kualitas kerjaan antara deadliner dan beginner akan berbeda dan berpengaruh juga pada nilai yang didapatkan. Tapi kalo gue sih, prinsipnya, walaupun gue berperan sebagai deadlier sejati, tapi gue selalu berusaha memberikan dan mengerjakan yang terbaik. Jadi apapun nilai yang gue dapet nantinya, gue akan tetep bersyukur. Dan satu lagi, yang jelas gue ngerjain sendiri dan gak copaste doang ye. ^_^

Tuesday, January 3, 2012

Menjelang Ujian Mankol

Pagi ini rasanya males banget mau ngapa-ngapain. Mau berangkat ke kampus aja males banget, nunda-nunda mulu. Lagian galau juga antara ada kuliah atau enggak. Tadi pagi sih udah sms nanyain pagi ini ada kuliah 'metolit' (sejenis nama mata kuliah) apa enggak. Ada yang jawab ada, ada yang jawab enggak, dan kebanyakan bilang 'gak tahu'. So, gue juga gak tahu akhirnya. Tapi tetep berangkat ke kampus walaupun akhirnya transitnya juga di perpustakaan pusat. Nyaman disini.

Siang nanti ada ujian sih. Jadwalnya  ujian 'mankol' (sejenis mata kuliah juga). Nah, ini juga jadi problem tersendiri buat gue khususnya dan anak-anak ilmu perpustakaan umumnya yang di fib ui tentunye. Problemnya gimana...see soon. Halah.\

Jadi, materi yang akan diujikan itu pada gak tahu kan sebagian besar. Sedangkan gue aja seetelah ujian tengah semester belum pernah masuk kelas ini sekalipun. Catet! Belum pernah sekalipun berangkat kelas mankol setelah ujian tengah semester. Buset, mahasiswa macem apa gue ini. Tapi emang sebagian anak jip (sebutan buat mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi ui) gitu sih. Kelasnya suka gak jelas, kebanyakan langsung di aula perpus pusat dan model kelasnya itu cuman seminar. Absen kayaknya gak begitu diperhatikan deh sama dosennya (re: bu luki).

Tapi, buat gue sebenernya jadi kerugian tersendiri saat gak ikut mata kuliah ini. Padahal kalau masuk, lumayan dapet pengalaman dari cerita-cerita bu luki yang notabene sebagai kepala perpus pusat ui yang 'mewah dan megah' itu. Dan gue cukup beralesan juga kenapa gak pernah masuk kelas ini pasca uts, salah satunya males, sibuk, dan kerjaan. Memang alesan yang gak masuk akal tapi ya emang gitu faktanya mau gimana dong.

Buat yang pernah kuliah pasti pernah ngerasainnya deh. Nikmatnya cabut kuliah buat ngerjain kesibukan lain yang jadi kesenangannya. Example, bla bla bla, atau bla bla bla atau bla bla bla atau ehmm...bla bla bla. Hahahaha. Iya, faktanya demikian, orientasi mahasiswa kadang suka berubah-ubah sesuai dengan mood alias orientasinya itu moody (catet! ini beda dengan alastor moody yang jadi auror di harry potter itu ya). Termasuk gue, gitu juga, gak bohong dan gak munafik.

Nah, karena alesan itulah, penyesalan itu dateng belakangan. Kalo gak belakangan namanya bukan menyesal kan. Abaikan. Iya, giliran mau ujian akhir semester kayak gini baru deh uring-uringan bingung mau belajar apa yang mau diujikan.

Bismillah, ya Allah semoga ujianku siang ini lancar. Amiin...