Showing posts with label Desain dan Arsitektur. Show all posts
Showing posts with label Desain dan Arsitektur. Show all posts

Saturday, April 14, 2012

Perpustakaan Minimalis di Rumah Sendiri

Kadang gue sering berpikir tentang rumah gue di masa depan. Rumah minimalis, sederhana, tapi mewah dan penuh kebahagiaan (macam mana pula itu kriteria udah kontradiktif gitu, haha). Yah, apapun itu, bagaimananpun rumah gue nantinya, satu yang jadi cita-cita adalah HARUS ADA PERPUSTAKAAN! atau minimal ruang baca keluarga. Itu penting buat gue dan keluarga gue nantinya, jadi kalo gak penting buat lo, masalah buat loe? Haha

Dan gue dapet inspirasi setelah baca artikel di bawah ini dari Mbak Anna. Semoga juga bisa menjadi inspirasi buat temen-temen yang mampir di blog gue. Ternyata dengan keterbatasan ruang pun, kita masih bisa berkreasi dengan imajinasi dan kreativitas kita, menciptakan ruang baca keluarga yang elegan dan fungsional. Itu pelajaran yang gue dapet dari Mbak Anna ini. Terimakasih mbak. :)

RUANG BACA-PERPUSTAKAAN PRIBADI MULTI FUNGSI, MODERN, CERIA

Perpustakaan
Coba bayangkan desain perpustakaan di rumah. Mungkin yang tampil adalah koleksi buku dalam lemari kotak warna coklat. Meja kerja formal. Kiranya bukan tempat favorit di rumah. Apalagi buat remaja. Membosankan!Tidak harus begitu kok. Ruang baca bisa tampil ceria, modern dan penuh warna. Perpustakaan pun jadi tempat belajar dan diskusi yang menarik. Asalkan didesain dengan tepat, ruang yang terbatas bisa disulap jadi ruang baca modern.
Berikut adalah contoh desain Annahape Studio. Klien kami memberi PR yang banyak untuk ruang yang terbatas. Sebuah ruang baca, sekaligus ruang browsing, perpustakaan mungil, dan diskusi. Yang dimaksud diskusi termasuk ngobrol santai, ngegosip, haha-hihi. Bagian ruang yang didesain sekitar 2,5 x 3,5 m. Bagaimana caranya?
Oleh karena banyak fungsi dalam satu ruang, Saya membagi dulu zona ruang berdasarkan fungsi atau penggunaan. Yaitu zona kerja, zona diskusi, zona buku-komputer-dan LCD, serta zona santai-santai. Jadi ada 4 zona. Membagi zona yang banyak itu dengan denah gambar 2 dimensi hasilnya tidak maksimal. Soalnya, denah 2 dimensi tidak dapat memperlihatkan bagian dinding. Padahal, Anda harus mengoptimalkan semua bagian dari ruang yang tersedia. Yaitu lantai dan dinding. Dengan mengoptimalkan keduanya, hasilnya akan lebih optimal.
Karenanya, kami perlu denah aksonometri, atau denah 3 dimensi, agar pembagian zonanya dapat maksimal. Dengan aksonometri, seluruh bagian ruang dapat diolah. Sedemikian rupa sehingga ke-4 zona tersebut dapat diakomodir. Silakan lihat contoh berikut.


Denah Aksonometri Ruang Perpustakaan Pribadi
Pada gambar di atas Anda dapat melihat bagaimana saya membagi ruang kecil itu untuk mengakomodir semua zona. Bagian atas adalah bale-bale tempat diskusi santai. Sekaligus lihat teve LCD monitor. Dinding sebelah kiri dimaksimalkan untuk zona buku-komputer LCD. Zona bawah adalah zona kerja dan zona ruang baca.
Zona kerja ini dibuat fleksibel dengan dua meja setengah lingkaran. Salah satunya berwarna orange. Kedua meja itu dapat ditarik kemudian disatukan. Bila digabungkan ditengah ruang kedua meja tersebut dapat menjadi meja bundar. Berfungsi sebagai meja baca atau diskusi.
Sekarang dari denah aksonometri itu, kita lihat gambar perspektifnya.


Gambar Perspektif Ruang Baca dan Perpustakaan
Anda sekarang dapat melihat ke empat zona tersebut dengan lebih baik. (zona 1) Bale-bale dilengkapi dengan lemari 4 pintu yang dapat dipakai untuk menyimpan. (Zona 2) Lemari buka, rak dan tempat komputer tidak dibuat garang dengan permainan kaca dan ornamen dekoratif. (Zona 3 dan 4) Dibuat flesibel mengambil sisa ruang yang ada. Kesan hangat dibangun dari permainan accent lighting di beberapa bagian. Pola-pola setengah lingkaran, rak buku mata ikan menghilangkan kesan kaku. Sebaliknya, kesan dinamis pun diperoleh. Kesan modern, ringan dan ceria diperoleh dari komposisi warna putih, hijau pastel, dan orange.
Singkat cerita, ruang yang terbatas kalau dimaksimalkan dapat menjadi ruang baca +perpustakaan yang menawan. Caranya buatlah list fungsi ruang. Bagilah ruang dalam zona-zona seturut fungsinya. Kemudian, desainlah dengan permainan bentuk, komposisi warna dan pencahayaan.
Ini gambarannya

Thursday, March 31, 2011

Rak Buku-pun Bisa Memperindah Ruangan Anda

rak-buku
Sumber: http://www.belleinterior.com
Kebanyakan orang merasa bahwa rak buku bukan merupakan bagian dari keindahan interior ruang gerak mereka, biasanya rak buku tersembunyi didalam kamar atau ruang baca kita, well sebenarnya dengan sedikit imajinasi dan inspirasi kita bisa menjadikan rak buku menjadi bagian dari keindahan Interior di rumah kita, dan jika koleksi buku anda sudah terlalu banyak dan rak buku anda atau ruang baca anda sudah tak mampu menampungnya, well you gotto take this inspiration and aplly it to your hide outs…
Here some Bookshelf Inspiration that you can use for your hide out…
- Abacus Bookcase
rak-buku

- Cubic
rak-buku
rak-buku

- Pendulum Bookshelf
rak-buku
- FLW (Flying Bookcase)


rak-buku

Kamar Tidur Plus Rak Buku, Impian Para Kutu Buku


kamra tidur rak buku
Source: joshnnyc.
Untuk para penggila buku, memiliki kamar tidur plus rak buku seperti desain diatas merupakan impian jadi kenyataan. Bentuk desain kamar yang didesain dengan warna cerah dan dipenuhi dengan jendela kaca sehingga kamar tidak kekurangan pencahayaan sangat pas banget untuk kegiatan membaca, akan sangat pas bila ditambah dengan dua buah kursi malas untuk anda dan pasangan anda atau meja baca untuk kegiatan membaca anda.

sumber: http://www.belleinterior.com